Soppeng, Beritarepublik.com, Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sulawesi Selatan turun langsung melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap sejumlah dapur penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Soppeng, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KAPPG) Regional BGN Sulsel, Handayani, S.KM., MPH, bersama Kepala Regional SPPI BGN Muh. Abdi, Korwil dan jajaran SPPI. Tim turut didampingi Wakil Bupati Soppeng, Selle KS Dalle.
Pemantauan diawali dengan mengunjungi dua dapur MBG di Kecamatan Marioriwawo, tepatnya di wilayah Takkalala. Tim memeriksa langsung kesiapan dapur, mulai dari standar bangunan, kelengkapan peralatan masak, administrasi hingga berbagai persyaratan pendukung.
Sejumlah dokumen dan aspek penting turut menjadi perhatian, seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sertifikasi penjamah makanan, sertifikasi halal, kompetensi chef atau koki, serta kondisi kesehatan relawan yang bertugas di dapur.
Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar dapur yang diperiksa berada dalam kondisi cukup baik. Namun, masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu segera ditindaklanjuti oleh pengelola.
Perhatian khusus diberikan kepada dapur yang sebelumnya berstatus suspend. Tim BGN meminta pengelola segera melakukan pembenahan terhadap kekurangan yang menjadi dasar penghentian sementara sebelum operasional kembali dijalankan.
Usai pemeriksaan di Marioriwawo, rombongan bersama Wakil Bupati Soppeng menuju Kantor Bupati Soppeng untuk mengikuti Zoom Meeting bersama Kementerian Dalam Negeri yang dipimpin langsung Menteri Dalam Negeri.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Soppeng, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pertanian, Plh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta sejumlah pimpinan SKPD yang tergabung dalam Satgas MBG Daerah.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperkuat pengawasan dan memastikan pelaksanaan MBG di daerah berjalan sesuai ketentuan.
Setelah mengikuti Zoom Meeting, tim BGN kembali melanjutkan pemantauan ke dapur MBG di Kecamatan Lalabata. Pemeriksaan kembali dilakukan terhadap fasilitas, peralatan, kelengkapan operasional dan persyaratan pendukung lainnya.
Rangkaian pemantauan berlanjut hingga malam hari. Setelah jamuan makan malam di Rumah Jabatan Bupati Soppeng, tim bersama Wakil Bupati kembali turun melakukan pemeriksaan terhadap dua dapur MBG di Kecamatan Liliriaja.
Kunjungan lapangan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat koordinasi antara BGN, pemerintah daerah, Satgas MBG, yayasan dan mitra pelaksana.
Pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat diharapkan tidak hanya mengejar kelancaran distribusi makanan, tetapi juga memastikan aspek kebersihan, keamanan pangan dan kelayakan dapur tetap menjadi prioritas.
Dengan evaluasi dan pembenahan secara berkelanjutan, pelaksanaan program MBG di Kabupaten Soppeng diharapkan semakin optimal serta mampu memberikan makanan bergizi yang aman dan berkualitas bagi para penerima manfaat.
Temuan mengenai sejumlah dapur yang masih membutuhkan perbaikan tersebut juga sejalan dengan hasil pemantauan BGN yang diberitakan pada 14 Agustus 2026.
(Red)
